Strategi Email Marketing

Dalam suatu media tentunya memiliki strategi yang harus jelas dan transparan demi pengguna menrasa nyaman dan mengerti ketika menggunakannya.

Dalam penelitian menyebut bahwa ada 3,8 miliar orang yang menggunakan email saat ini. Ada juga penelitian lain yang menyebut email marketing 40 kali lebih efektif dari Twitter dan Facebook. Mari kita buktikan beberapa strategi yang menjadikan email marketing lebih efektif daripada media yang lainnya.

Bahkan, ada data yang menyebut jika pelanggan kerap langsung membeli produk, setelah ia membaca email. Data ini menunjukkan bahwa email marketing bisa menjadi salah satu cara marketing yang baik sekarang ini. Tentunya dengan hal ini memudahkan pengusaha pengusaha diluar sana tertarik untuk terjun di dunia email marketing ini.

Namun, untuk memanfaatkan email marketing ini, kita perlu beberapa strategi khusus. Email berbeda dengan platform social media, sehingga ia membutuhkan pendekatan yang berbeda.

1. Kita Harus Kenali Kebiasaan Calon Pelanggan 

Seperti halnya sebuah targer, maka seharusnya kita kenali dulu kebiasaan calon pelanggan kita yang akan menjadi konsumen kita. Cari tahu persona calon pelanggan kita dan pahami selera mereka.

Jika ini sudah dilakukan, maka konten email yang cocok untuk pelanggan bisa dibuat.  Jangan lupa untuk menambahkan nama mereka inilah yang menyebabkan mereka merasa lebih nyaman ketika mendapat email dari kita .

2. Tetapkan Target Penjualan Lewat Email

Pertama-tama, riset dulu dalam industri terdekat kita berapa rata-rata penjualan yang berhasil dilakukan dari email. Gunakan rata-rata tersebut sebagai patokan untuk menetapkan target penjualanan kita.

Kemudian, kita juga membutuhkan data penggunaan email yang akurat agar bisa menetapkan target yang realistis. Ini bisa dilakukan dengan cara mempromosikan antar satu smaa yang lainnya.

3. Kumpulkan dan Kelompokkan Pengguna

Kalau kita sudah tau persona pelanggan dan target penjualanan kita, saatnya untuk mengelompokkan user atau pelanggan ke dalam daftar tertentu atau bisa dibilang target yang kita milikki untuk kita kirim email marketing kepada nereka.

Kita dapat mengelompokannya berdasarkan minat, usia, lokasi tempat tinggal, dan lain-lain. Mereka akan menerima email khusus mengenai produk terbaru, tentunya yang sudah disesuaikan dengan profil kelompok tersebut atau sesuai yang kita inginkan.

4. Tentukan Jenis Campaign-mu

Sebelum mulai mengirimkan email, tentukan dulu jenis campaign yang ingin dijalankan. Kampanye ini berkaitan dengan profil pelanggan dari daftar email yang sudah kita kelompokkan sebelumnya. Pastikan campaign sudah sesuai dengan profil pelanggan yang kita sasar.

Jangan lupa, tentukan juga jadwal mengirim email yang tepat bagi pelanggan kita . Beri tahu pelangganmu dari awal email apa saja yang akan dikirimkan dan seberapa sering mereka akan menerimanya.

Ini bertujuan untuk membangun kepercayaan dan supaya mereka selalu ingat akan brand-kita. Tentunya akan membuat mereka lebih nyaman serta dapat membagikan informasi diluar sana akan brand yang telah kita promosikan. Ini stategi yang bagus untuk menggaet konsumen lebih banyak lagi.

5. Evaluasi dan Ukur Hasilnya

Strategi terakhir dalama email marketik adalah mengUkur hasil dari email marketing yang sudah dijalankan. Setelah menerapkan berbagai strategi yang sudah dicontohkan di atas, ukuran keberhasilan harus segera ditetapkan.

Ada beberapa cara yang bisa ditempuh untuk mengukur keberhasilan email marketing. Hal itu bisa dilakukan dengan menetapkan KPI yang jelas atau menggunakan metode A/B testing.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *